Nama saya Angga Pratama Putra, lahir pada tanggal 20 September 21 tahun lalu di Jayapura. Saya anak pertama dari 3 bersaudara. Ayah saya pria dan ibu saya wanita (yaiyalah).. :))
Bercerita sedikit tentang saya, ketika saya berumur 12 tahun saya pindah ke Madiun, kota yang sangat terkenal dengan makanan khas nya nasi pecel. Orang tua saya pindah karena ibu dari ayah (eyang putri) sudah memasuki usia lanjut dan tinggal sendiri di Madiun. Ya karena ayah tidak tega melihat ibunya dalam keadaan seperti itu, alhasil saya sekeluarga pindah ke kota ini.
Satu kejadian yang paling saya ingat ketika memulai kehidupan baru di kota ini adalah ketika saya masuk sekolah baru. Merasa aneh saja melihat orang yang bercengkrama menggunakan bahasa jawa. Aneh, iya aneh karena saya nggak tau artinya :))
Dan saat masuk kelas, anak anak langsung fokus melihat ke arah saya. Dan tiba juga saya duduk di kursi panjang yang diduduki sekitar 3-4 anak (kursi di sekolah ini memang di setting seperti kursi warteg). Beberapa detik setelah duduk, seorang anak laki laki bertanya padaku, "sopo jenengmu?" (yg dalam bahasa Indonesia berarti "siapa namamu?"). And guess what's happened?? saya bengong (ya kan nggak tau artinya). Langsung saja saya bilang ke anak itu, "I'm sorry I don't understand"...... Nggak2 boong, saya jawab,"maaf aku gak bisa bahasa jawa" sembari tersenyum. Gila seharian itu seperti orang bego dalam kelas saya. Cuma bengong melihat teman2 sekelas bercakap2 dengan bahasa yg sama sekali tidak saya mengerti. Itu seperti ada dikurumunan orang prancis brooo.
Berminggu minggu menggunakan bahasa Indonesia, saat itu merasa paling gaul sekelas yaaaa. Gak bisa menggunakan bahasa daerah setempat, bisa ditebak ada aja teman2 yg iseng sok2 belajarin bahasa jawa. Ada yg bilang kata "Jancuk" itu terima kasih lah, ada yang bilang "Gathel" itu selamat pagilah, ah banyak lah pokoknya. Tapi tenang broo, dalam satu kelas yang isinya 30 an anak gak mungkin kl semuanya iseng. Ya datanglah seorang teman waktu itu yg bilang ke saya bahwa semua yg dibilang anak2 ke saya itu salah. Ternyata itu semua berarti umpatan2 dalam bahasa jawa. What the hell !!!!
Ya cuma itu sih yg saya ingat, sebenarnya banyak. Tapi karena ceritanya gak masuk akal alias kalian gak bakal percaya makanya gak usah diceritain. Yup, cuma segini di post pertama, kurang bagus mesti ceritanya. But it's the firts time. Lama lama juga kan bisa bagus, siapa tau bisa nandingin Raditya Dika. Hahahahaha, that's impossible :D

Tidak ada komentar:
Posting Komentar